Your message has been sent, you will be contacted soon

Call Me Now!

Tutup

SMK Plus NU Sidoarjo Libatkan Asesor Eksternal Dalam Ukom Dan UKK

  • Array

SMK Plus NU pada Senin 11 hingga 13 April 2022 menggelar Uji Kompetensi (Ukom) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk peserta didik kelas XII di 5 jurusan yang dimilikinya. Jurusan tersebut terdiri dari Keperawatan, Farmasi, DKV, Akuntansi, dan Animasi.

Ketua Lembaga Standarisasi Profesi SMK PLUS NU Sidoarjo Jehan Eka Prana Sandika menjelaskan bahwa di era globalisasi ini uji kompetensi adalah kewajiban bagi sekolah yang telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1. Hal itu merupakan legalitas kelayakan keahlian peserta didik yang akan lulus dan bekerja.

“Sebelum mereka lulus dan masuk ke dunia kerja kami akan pastikan kelayakannya. Mau kerja di dalam atau di luar negeri standarnya sudah ada dan kami terapkan di sekolah,” kata Jehan.

Ia menambahkan, standarisasi tersebut juga bagian dari usaha pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan yang menjadi indikator pencapaian standar kompetensi lulusan. Tentunya kompetensi keahlian yang ditempuh selama pembelajaran di sekolah.

“Ukom dan UKK dilaksanakan oleh sekolah dalam bentuk ujian praktik yang terdiri dari 3 aspek, yakni pengetahuan, sikap, dan keterampilan,” tambah Jehan.

Ukom dan UKK SMK Plus NU Sidoarjo tahun ajaran 2021-2022 kali ini juga melibatkan beberapa pihak di antaranya LSP Asnakes Indonesia sebagai asesor jurusan Keperawatan dan Farmasi, LSP SMK Negeri 12 Surabaya sebagai asesor jurusan Desain Komunikasi Visual, IDUKA Bank Syariah Indonesia (BSI) A. Yani Sidoarjo sebagai asesor jurusan Akuntansi, dan IDUKA Stormy Studio Malang sebagai asesor jurusan Animasi.

Sementara itu Kepala SMK Plus NU Sidoarjo Nur Muchamad Sholichuddin mengimbau kepada peserta Ukom dan UKK supaya bisa melaksanakan ujian secara maksimal. Pasalnya, ujian tersebut menjadi pembuktian kelayakan keahlian anak-anak sebelum mereka bekerja.

Leave a Comment