Your message has been sent, you will be contacted soon

Call Me Now!

Tutup

SMK Plus NU Dapat Masukan dari Asesor PKKS

  • Array

Pada Jumat, 04 Februari 2022 pagi dua orang asesor dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi  Jawa Timur yakni Hasnah, S.Pd., M.Pd dan Mijiatun S. Hartyatni, S.Pd., M.Si mendatangi SMK Plus NU Sidoarjo. Kedatangan mereka dalam rangka pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS).

Kepala SMK Plus NU Nur Muchamad Sholichuddin, S.Ag., M.Pd mengatakan bahwa PKKS diperlukan sekolah untuk mengetahui perkembangan sekolah selama dipimpin oleh seorang kepala sekolah. Selain penilaian pihak asesor juga akan memberikan masukan, kritik, dan saran dari temuan dan verifikasi data yang diperoleh.

Hasnah asesor pertama menyimpulkan dari hasil evaluasinya, bahwa SMK Plus NU harus terus melakukan peningkatan kualitas guru. Salah satu ukurannya yakni sertifikasi pendidikan. “Karena ketika guru sudah mendapatkan sertifikasi pendidikan maka guru tersebut bisa dianggap sebagai guru yang profesional di bidangnya,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, uji kompetensi hendaknya dioptimalkan agar semua tahu seberapa jauh kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru. Dan terus dievaluasi dan diukur kemampuannya.

Sedangkan Mijiatun S. Hartini menyampaikan harapannya untuk SMK Plus NU Sidoarjo. Pengembangan pendidikan harus menjadi salah  satu program sekolah agar dapat memberikan manfaat untuk sekolah. Selain itu, pihak sekolah harus dapat memfasilitasi semua program siswa.

Ia menambahkan, pimpinan sekolah hendaknya menganalisis kesenjangan antara target dan hasil agar mendapatkan akar permasalahan yang kemudian ditindaklanjuti secara tepat.

PKKS merupakan proses pengumpulan informasi, data, dan fakta otentik tentang kapasitas kepala sekolah dalam memenuhi standar. Penilaiannya meliputi tiap unsur pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Kongkritnya yakni pada fungsi manajerial perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta mengukur daya kepemimpinan pembelajaran, dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi. Intinya, kepala sekolah yang profesional adalah yang mampu merumuskan mutu lulusan yang ideal untuk satuan pendidikan yang dipimpinnnya. (lailiyah)

Leave a Comment