Your message has been sent, you will be contacted soon

Call Me Now!

Tutup

SMK Plus NU Sidoarjo Beri Beasiswa Kepada Siswa Terdampak Pandemi Saat Rayakan Tahun Baru Islam

  • Array

Dimas Icha Ambarwati, siswi kelas 12 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Sekolah Menengah Kejuruan Plus Nahdlatul Ulama (SMK Plus NU) Sidoarjo, mengaku bahagia usai mendapatkan beasiswa dari sekolah.

Situasi pendemi Covid-19 seperti ini, diakuinya sangat berdampak bagi kondisi ekonominya.

“Alhamdulillah bisa mendapatkan beasiswa dari sekolah, apalagi di tengah pandemi seperti ini, sangat membantu,” ujarnya usai menerima beasiswa, Selasa, (10/08/2021).

Beasiswa senilai Rp 500 ribu ini diberikan bukan tanpa sebab. Dara cantik yang mengaku tinggal di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran itu dipilih pihak sekolah lantaran ia sebagai anak yatim sejak tahun 2019.

Beasiswa diberikan secara simbolis kepada siswa SMK Plus NU Sidoarjo/Foto: Ardian.

Selama sekolah menggunakan sistem daring, anak kedua dari tiga bersaudara ini juga kerap membantu Ibunya berjualan sembako di rumah. Kegiatan tersebut dilakukan demi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan membeli kuota internet.

Selain Dimas Icha Ambarwati, ada 10 siswa lain juga mendapatkan beasiswa dari sekolah yang beralamat di kompleks DPR, Desa Sidokumpul, Sidoarjo ini. Mereka satu-persatu mendapat giliran menerima beasiswa yang diberikan secara simbolis. Momen ini digelar secara daring.

Sebelumnya, usai salat dzuhur berjamaah, kepala sekolah bersama sejumlah guru dan perwakilan siswa, menggelar istighosah dan berdo’a bersama dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Do’a dipanjatkan dengan harapan kondisi pandemi ini cepat berlalu.

Para siswa dan sebagian guru yang sedang di rumah, juga ikut dalam kegiatan ini. Namun, mereka bergabung dalam acara ini melalui zoom meeting.

Waka Humas SMK Plus NU Sidoarjo, Lely Retno Septyorini menceritakan, bantuan ini diberikan kepada siswa-siswi yang kondisinya saat ini kurang mampu, yatim, piatu, atau yatim-piatu. Terlebih, kondisi di tengah pandemi seperti ini, pihak sekolah ingin hadir secara langsung bagi keluarga atau siswa yang terdampak.

“Ada salah satu orang tuanya meninggal. Di tengah kondisi seperti saat ini, pihak sekolah memberikan keringanan biaya sekolah, biaya SPP, atau untuk daftar ulang,” ucapnya.

Dari murid yang berjumlah 396 orang, dipilih 11 siswa-siswi. Jumlah 11 siswa-siswi terpilih tersebut merupakan perwakilan dari setiap kelas.

“Jadi, masing-masing perwakilan dari kelas 11 dan kelas 12,” cetusnya.

Kepala Sekolah SMKN Plus NU Sidoarjo, Nur Muchamad Sholichuddin menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai momentum Berbagi Kebahagiaan yang berbeda dari SMK Plus NU dalam memperingati Tahun Baru Islam 1443 H.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini diharapkan bisa membantu kondisi ekonomi keluarga dan motivasi belajar bagi siswa,” harap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Sidoarjo ini. (ian)

Leave a Comment